3. Membaca Candlestick

 

Perhatikan gambar dibawah ini. Ini disebut “ Candlestick Chart” karena bentuknya yang seperti lilin. Grafik ini diambil dari Netdania (buyacompanylaw.ml), penyedia realtime chart untuk buyacompanylaw.ml Netdania ada banyak penyedia chart lainnya yang dapat diakses dengan cuma-cuma tanpa harus membayar sepeser pun.

Create a Trading System 5.

Sekolah Forex

Bagaimana cara membaca candlestick forex? Salah satu cara menganalisa secara teknikal adalah dengan membaca candlestick chart. Menurut analisa teknikal, dari data yang diberikan candlestick yang telah terbentuk, kita bisa memprediksi seperti apa candle selanjutnya yang akan terbentuk.

Selain Netdania ada banyak penyedia chart lainnya yang dapat diakses dengan cuma-cuma tanpa harus membayar sepeser pun. Masing-masing penyedia memiliki chart dan tampilannya yang berbeda satu sama lain. Tidak menjadi masalah menurut BelajarForex karena jikalau kita bisa menggunakan satu buah chart platform pun seharusnya platform lain hanya membutuhkan sedikit penyesuaian. Sebenarnya ada lagi jenis grafik lainnya seperti bar chart, dot chart, line chart, dan lainnya.

Namun candlestick memang lebih banyak digunakan oleh para trader karena tampilannya yang representatif alias mudah dibaca. Candle yang berwarna hijau artinya harga bergerak naik atau closing price lebih tinggi nilainya dibanding opening price. Sebaliknya, candle berwarna merah artinya harga bergerak turun atau clsoing price lebih rendah nilainya dibanding opening price. Lalu apa garis vertikal diatas dan dibawah dari candle itu? Itu adalah highest price dan lowest price selama periode yang diberikan.

Dalam contoh diatas adalah harga terendah dan tertinggi untuk setiap jamnya karena periode yang digunakan adalah per-jam. Jika memakai istilah Bullish dan Bearish maka yang berwarna hijau adalah Bullish pattern dan yang berwarna merah adalah Bearish pattern. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini:. Jam menunjukkan pukul Kemudian dilanjutkan oleh candle berikutnya yang berwarna hijau dari pukul Sekarang muncul pertanyaan, apakah opening price itu harus sama nilainya dengan closing price pada candle sebelumnya?

Tidak harus, dan kenyataannya sering terjadi bahwa opening price berbeda dengan closing price pada hari sebelumnya.

Ini seringkali terjadi bila melewati hari libur Sabtu dan Minggu ada jika ada kejadian khusus. Nah, sekarang Anda sudah mengetahui kunci pembacaan grafik forex paling tidak sudah bisa meraba arah pergerakan harga. Akhirnya aku sudah bisa membuka real account! Bisa membacanya belum tentu bisa mendapatkan keuntungan.

Lanjutkan sekolah forex Anda sampai selesai sebelum Anda memutuskan membuka real account. Sampai bertemu di kelas berikutnya.

E-mail required, but will not display. Notify me of follow-up comments. Sekolah Forex Toggle navigation. Struktur Dunia Investasi 2. First Touch with Forex 4. Risk and Profitability 6. Forex Online Trading 7. Quotes, Cara Membaca Harga Forex 8. Pengantar Analisa Teknikal 2. Jenis-Jenis Grafik Forex 3.

Moving Average Convergence Divergence 8. Relative Strength Index 9. Kondisi inilah yang menyebabkan candle yang terbentuk berwarna merah turun. Pada candle Turun merah tekanan penjual diukur dari High sampai Close. Semakin besar tekanan penjualan, maka harga akan semakin jatuh dan semakin membentuk body candle merah yang panjang.

Sehingga besarnya body candle merah ini menunjukan besarnya dominasi penjual. Untuk menentukan arah candle selanjutnya, ada beberapa hal yang harus di perhatikan. Percobaan Balik arah 5. Pointnya adalah ketika salah satu pihak mendominasi pasar maka candle akan bergerak ke satu arah. Misalnya ketika Pembeli mendominasi pasar maka candle akan terus searah naik.

Selama tidak ada perlawanan dari penjual tidak ada penjualan yang berarti candle yang terbentuk mengikuti arah candle sebelumnya. Salah satu penyebabnya adalah aksi profit taking. Bentuk perlawanan ditunjukan oleh ekor candle.

Ketika perlawanan lebih besar dari dominasi, maka selanjutnya pihak yang melakukan perlawanan lah yang menang dan akan terjadi pergantian dominasi pasar, sehingga trend akan balik arah. Dari sini kita bisa memprediksi bahwa candle selanjutnya akan balik arah juga. Maka ketika banyak trader yang berantusias membuka posisi , ini akan menghasilkan sebuah tenaga untuk menggerakan market jadi searah dengan jenis antusias itu.

Apalagi tidak ada perlawanan, maka kita bisa memprediksi candle yang akan terbentuk searah dengan candle yang membesar. Kebalikan dari antusias, keraguan trader untuk membuka posisi menyebabkanmarket bergerak melambat. Dengan tidak adanya trader yang membuka posisi, maka tidak ada tenaga untuk menggerakan market. Pada kondisi seperti ini kita harus siap siap membuka posisi balik arah, karena market akan diambil alih oleh salah satu pihak. Pada posisi market yang jenuh akan ada pihak yang mencoba mengakhiri trend yang terjadi, yang ingin membalik arah kan sebuah trend.

Namun kadang kala usaha itu diawali dengan sebuah test kondisi, yaitu mengetest apakah market benar -benar bisa dibalik arahkan atau tidak. Ini ditandai dengan ekor candle panjang yang berlawanan dengan arah trend yang sedang terjadi.

Kronologinya adalah sebelum periode berakhir seolah akan terbentuk candle yang berlawanan arah dengan candle sebelumnya. Menuju akhir period candle ditarik kembali dan ditutup menjadi searah dengan candle sebelumnya. Adanya percobaan balik arah ini mengindikasikan akan terjadi balik arah. Sehingga pada kondisi ini kita bisa bersiap siap membuka posisi yang melawan trend.